SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Kandungan omega dan protein tinggi pada ikan, dinilai sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak.
Terkait hal itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon menyelenggarakan bazar ikan segar dan bimbingan teknis pengolahan ikan, di halaman kantor DKPP, pada Rabu, 22 April 2026.
Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Sudiharjo mengatakan, sebagai daerah penghasil ikan terbanyak kedua di Jawa Barat setelah Indramayu, Pemerintah Kabupaten Cirebon berupaya memaksimalkan potensi ekonomi dari hasil laut melalui beragam pengolahan ikan.
Menurut Sudiharjo, upaya tersebut dilakukan secara berkala, salah satunya melalui kegiatan bazar dan bimtek pengolahan ikan.
“Dalam kegiatan bazar ini, kami melibatkan berbagai pelaku usaha pengolahan ikan. Ini sekaligus menjadi sarana promosi produk dan edukasi masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan, terutama bagi anak-anak,” kata Sudiharjo.
Pihaknya juga mengundang sejumlah vendor yang bergerak di bidang pengolahan ikan segar maupun produk olahan. DKPP telah menjalin kerja sama dengan para pelaku usaha dibidang perikanan tersebut secara berkelanjutan.
Sudiharjo menyebut, langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk-produknya kepada masyarakat luas.
“Kami ingin UMKM yang bergerak di bidang olahan ikan bisa berkembang dan turut mengangkat perekonomian daerah,” terangnya.
Menurut Sudiharjo, ikan memiliki kandungan omega dan protein tinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak. Mengonsumsi ikan secara rutin juga cukup efektif mencegah anak stunting.
“Anak-anak perlu asupan gizi yang baik, salah satunya dari ikan. Sering makan ikan juga menjadi salah satu cara untuk mencegah stunting,” ujarnya.
Ia menambahkan, meski Kabupaten Cirebon merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar kedua di Jawa Barat, namun, sejauh ini sebagian besar hasil tangkapan nelayan masih didistribusikan ke luar daerah, terutama ke Jakarta.
Pihaknya mendorong ikan hasil tangkapan yang melimpah ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat lokal, terutama bagi anak-anak.
“Kami terus mendorong masyarakat agar gemar makan ikan,” tegasnya.
Selain bazar, DKPP juga mengelar bimbingan teknis (bimtek) pengolahan ikan yang melibatkan tim PKK dari Desa Pamijahan. Bintek bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara mengolah ikan menjadi makanan bergizi yang menarik bagi keluarga agar anak-anak gemar makan ikan.
“Melalui program Gemar Makan Ikan (Gemarikan), DKPP juga menggandeng kader PKK dan posyandu untuk mengedukasi masyarakat. Kami mengingatkan ibu-ibu agar mendorong anak-anaknya mengonsumsi ikan secara rutin, minimal satu atau dua kali dalam seminggu,” jelasnya.
Pihaknya berharap, kesadaran masyarakat mengonsumsi ikan semakin meningkat, sekaligus berkontribusi pada peningkatan gizi dan kualitas generasi mendatang.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.