SUARA CIREBON – Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon meminta Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, untuk tidak terburu-buru menetapkan lima hari belajar untuk siswa tingkat SD dan SMP di Kabupaten Cirebon. Pasalnya masih banyak yang harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan tersebut.
Hal itu dikemukakan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, H Hartono, terkait wacana penerapan lima hari belajar (sekolah) untuk siswa SD dan SMP di Kabupaten Cirebon.
“Masih banyak yang harus dipertimbangkan, salah satunya adalah aturan atau prodak hukum yang belum jelas. Kalau hanya melihat efisiensi saja pastinya nanti akan ada ketimpangan,” ujar Hartono, saat dikonfirmasi, Selasa, 21 April 2026.
Politisi Partai Golkar menyebut, prodak hukum yang mengatur lima hari belajar untuk pelajar SD sampai SMP, masih belum memiliki kepastian.
“Kalau produk hukumnya sudah ada dan ada kepastian, maka sila dilaksanakan. Dibikin turunan dari produk hukum tersebut seperti surat edaran bupati. Jangan sampai produk hukum tidak ada, tetap dilaksanakan, nantinya akan menimbulkan pertanyaan bagi orang tua siswa,” katanya.
Menurut Hartono, sebelum memutuskan Disdik harus mendapatkan persetujuan dari legislatif. Namun, sejauh dirinya hanya mendengar wacana tersebut tapi tanpa ada tindak lanjut. Pihaknya meminta Disdik memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya terkait masalah ini.
“Saya berharap anak-anak usia SD sampai SMP tidak diberlakukan lima hari belajar dulu, karena resikonya juga cukup tinggi. Salah satunya kemungkinan kenakalan remaja akan meningkat dan kecenderungan anak-anak kepada handphone akan lebih tinggi,” ujarnya.
Keberadaan anak-anak di rumah selama tiga hari (Jumat-Minggu), menurut Hartono, membuat mereka tidak ada kegiatan sehingga tidak menutup kemungkinan akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik. Terlebih kondisi orang tua yang tidak 100 persen memperhatikan anak-anaknya.
“Jadi saya minta kepada Disdik, untuk mempertimbangkan keputusan lima hari belajar. Baik buruknya harus dipertimbangkan,” tutupnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















