SUARA CIREBON – Capaian kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon sepanjang tahun 2024 ini cukup menggembirakan.
Pasalnya, capaian kinerja dari berbagai bidang yang ada di Kejari Kabupaten Cirebon, termasuk transparansi dan optimalisasi tugas, berhasil menyabet sejumlah penghargaan.
Kepala Kejari Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan, mengatakan, tahun ini Kejari Kabupaten Cirebon berhasil menyabet 6 penghargaan bergengsi dalam Rapat Kerja Daerah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Enam penghargaan itu yakni, juara 1 Kejari terbaik dalam penilaian indikator penyelesaian pelaksanaan anggaran tahun 2024. Juara 1 penyelesaian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ter-variatif sewilayah Jawa Barat.
Juara 2 kinerja terbaik dalam pelaporan aplikasi Silabis. Juara 2 penyelesaian penuntutan keadilan restoratif terbanyak sewilayah Jawa Barat. Juara 2 satuan kinerja terbaik bidang perdata dan tata usaha Negara se-Jawa Barat. Juara 3 optimalisasi penanganan perkara tindak pidana khusus tahun 2024 se-Jawa Barat.
“Hal ini mencerminkan komitmen dan dedikasi tinggi Kejari dalam penegakan hukum dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Yudhi Kurniawan dalam konferensi pers yang digelar di kantor kejari setempat, Senin, 30 Desember 2024.
Sementara terkait capaian kinerja, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pembinaan, tindak pidana umum, tindak pidana khusus, hingga pengelolaan barang bukti di Kejari Kabupaten Cirebon mencapai total Rp3,61 miliar.
Yudhi juga menjelaskan detail capaian kinerja di masing-masing bidang dibawah kepemimpinannya.
“Bidang Intelijen, pelacakan aset mencapai 15 kasus dan penyuluhan hukum sebanyak 31 kegiatan, termasuk program inovatif Jaksa Masuk Sekolah,” kata Yudhi.
Bidang Tindak Pidana Umum:
– SPDP: 527 kasus, dengan 431 perkara telah disidangkan.
– Restoratif Justice (RJ): 11 kasus berhasil diselesaikan dengan pendekatan keadilan restoratif.
Bidang Tindak Pidana Khusus:
– Penyelamatan kerugian negara: Rp1,87 miliar.
Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara:
– Pemulihan keuangan negara: Rp3,28 miliar.
Pengelolaan Barang Bukti:
– Pendapatan dari penjualan barang rampasan Rp816 juta.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.