Rabu, Mei 6, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Penertiban Pengemis Jadi Prioritas Penataan Kawasan Wisata Religi Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

by Islahuddin
Selasa, 10 Oktober 2023
in Berita Utama, Cirebon, Travel & Lifestyle
Reading Time: 3 mins read
A A
Penertiban Pengemis Jadi Prioritas Penataan Kawasan Wisata Religi Makam Sunan Gunung Jati Cirebon

Kawasan wisata religi Kompleks Makam Sunan Gunungjati yang akan dilakukan penataan dalam waktu dekat, Senin, 9 Oktober 2023.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Penataan kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati Cirebon sudah mulai dilakukan.

Namun, tahapan yang dilakukan masih dalam bentuk pertemuan sejumlah stakeholder (pemangku kepentingan) baik di Desa Astana sendiri maupun di kantor Bappelitbangda Kabupaten Cirebon.

Sedangkan untuk realisasinya, menunggu kesiapan semua stakeholder dalam menuntaskan penataan kawasan wisata religi tersebut.

Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Agung Gumilang mengatakan, pihaknya masih menunggu kesiapan stakeholder terkait untuk menjadikan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati terkelola dengan baik.

“Kalau berbicara penataan jalan, trotoar memang perlu, namun yang paling utama adalah soal pengemis yang akan menjadi prioritas kita,” kata Agung, Senin, 9 Oktober 2023.

Ia mengungkapkan, di lokasi wisata religi yang sama di daerah lain  tidak terjadi pemandangan pengemis berkeliaran. Namun di Kabupaten Cirebon, keberadaannya dipandang perlu adanya penataan yang lebih baik.

Menurut Agung, pihaknya juga akan melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat, sehingga pariwisata terlihat lebih sehat dan manusiawi.

“Arahnya ke sana. Namun bertahap, menunggu kesiapan stakeholder semua,” kata Agung.

Ia menjelaskan, target realisasi penataan kawasan tersebut semakin cepat akan lebih baik. Ia menargetkan akhir tahun ini sudah terlihat lebih baik. Namun, saat ini pihaknya masih menunggu waktu dan kesiapan sejumlah stakeholder.

“Akhir tahun ingin sudah kelihatan, agar wisatawan domestik maupun wisatawan luar itu kalau berkunjung ke wisata religi Gunung Jati tidak direpotin seperti ditarik-tarik tangannya oleh pengemis, kemudian kotak amal juga bisa dikelola dengan profesional,” terang Agung.

Ia menambahkan, filosofi Kanjeng Sunan “ingsun titip tajug lan fakir miskin” harus dimaknai dengan proporsional. Kemiskinan itu ada, namun pihaknya akan terus berupaya menekannya.

“Bukan berarti adanya kemiskinan kita harus mengemis. Fakir miskin dipelihara oleh negara itu artinya diberdayakan, dinaik kelaskan,” paparnya.

Sebelumnya, salah satu pengunjung rutin Makan Sunan Gunungjati, Sukirno (45) mendukung langkah Pemkab Cirebon dalam melakukan penataan kawasan wisata religi tersebut.

Namun, ia meminta agar penertibannya dari mulai parkir liar, pengamen, pengemis, pedagang kaki lima, harus benar-benar dilakukan.

“Penertibannya jangan sebatas seremonial saja. Parkir liar, pengamen, pengemis, pedagang harus benar-benar ditertibkan,” ujar Sukirno.

Warga Desa Suranenggala itu mengaku merasa terganggu dengan adanya pata pedagang yang berada di pinggir Jalan Pantura.

Di jalan tersebut, banyak pedagang dan gubuk liar berdiri di atas trotoar. Sehingga, para pejalan kaki terpaksa harus lewat di Jalan Pantura.

“Di trotoar itu banyak gubuk liar, tidak enak dipandang, ada sampah juga. Trotoar kan untuk pejalan kaki, bukan tempat jualan. Kalau ditata rapih, pejalan kaki akan betah dan nyaman melewatinya,” tegasnya.

Sebagai putra Kabupaten Cirebon, ia juga merasa malu dengan kondisi fasilitas umum di Wisata Religi Makam Sunan Gunung Jati.

“Coba contoh daerah lain seperti Jogja dan lainnya, lebih rapih. Kalau lihat itu saya sebagai warga Cirebon malu,” tandasnya.***

Dapatkan update berita setiap hari dari suaracirebon.com dengan bergabung di Grup Telegram “Suara Cirebon Update”. Caranya klik link https://t.me/suaracirebon, kemudian join. Sebelumnya, Anda harus install dan daftar di aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags: CirebonKabupaten CirebonMakam Sunan Gunung JatiPengemiswisata religi

Islahuddin

Berita Terkait

Cirebon

Wali Kota Cirebon Lantik Edi Siswoyo Jadi Pj Sekda

by Muhammad Surya
Kamis, 23 April 2026
Cirebon

Berkas Calon Sekda Kota Cirebon Berproses di Pemprov Jabar

by Muhammad Surya
Kamis, 23 April 2026
Cirebon

Kandungan Omega dan Protein Tinggi, Pemkab Cirebon Edukasi Masyarakat Gemarikan

by Islahuddin
Kamis, 23 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Wali Kota Cirebon Lantik Edi Siswoyo Jadi Pj Sekda

Kamis, 23 April 2026

Berkas Calon Sekda Kota Cirebon Berproses di Pemprov Jabar

Kamis, 23 April 2026

Kandungan Omega dan Protein Tinggi, Pemkab Cirebon Edukasi Masyarakat Gemarikan

Kamis, 23 April 2026

Kuwu Ciledug Tengah Cirebon Resmi Diberhentikan Sementara

Kamis, 23 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version